Tips Merawat Timbangan Digital

Timbangan yang paling umum digunakan kini adalah timbangan digital karena lebih akurat, presisi dapat menimbang benda kecil hingga besar, serta berbagai fungsi lainnya. Banyak yang mengira kalau merawat timbangan digital merupakan hal yang sulit, namun kenyataannya tidak sesulit itu.

Untuk metode perawatannya cukup sederhana:

1. Bersihkan secara teratur

Seperti barang secara umum, timbangan perlu dibersihkan secara teratur. Bersihkan timbangan secara teratur untuk menghilangkan semua debu dan juga kotoran.

2. Hindari menimbang beban melebihi dari kapasitaas timbangan

Timbangan digital didesain sesuai dengan fungsi dan batasan kapasitasnya masing – masing. Objek atau item yang melebihi batas maksimum dapat menyebabkan timbangan gagal menampilkan bobot. Hindari penerapan beban yang melebihi kapasitas timbangan karena dapat merusak komponen timbangan. Bila perlu, berikan tanda peringatan penggunaan maksimal untuk memastikan bahwa pengguna tidak salah menimbang.

Jika beban melebihi kapasitas timbangan digital yang digunakan, kurangi beban tersebut. Selain mendapatkan hasil penimbangan yang akurat, hal ini juga dapat menjaga dan melindungi timbangan digital dari kerusakan permanen.

3. Perhatikan kinerja baterai

Penting juga untuk memperhatikan kinerja baterai dalam cara perawatan timbangan digital. Apa pun jenis timbangan digital yang digunakan, pastikan ada cukup daya baterai untuk mendukungnya. Kinerja baterai yang lemah akan mempengaruhi kinerja timbangan. Salah satunya, timbangan tidak dapat membaca hasil penimbangan secara optimal. Pastikan adapter (charger) serta baterai yang digunakan sudah sesuai.
Jika Anda tidak menggunakan timbangan dalam waktu lama, sebaikanya baterai dilepaskan dari timbangan untuk menjaga kinerja baterai.  

4. Hindari Tempat Lembab

Meskipun beberapa timbangan digital sudah tahan air, hampir semua produk timbangan digital tidak dapat dioperasikan jika terkena air. Oleh karena itu, sebaiknya timbangan dijauhkan dari air dan tidak disimpan di tempat yang lembab. Pastikan untuk menempatkan timbangan digital di ruangan dengan suhu normal dan kering. Balanza HS dapat menjadi salah satu solusi untuk pemakaian timbangan di tempat lembab, yang dirancang agar tahan air dan anti lembab.

5. Simpan anak timbangan dalam kemasan aslinya (jika ada)

Biasanya, anak timbangan dikemas dalam kotak yang dirancang khusus di pabrik untuk menjaga agar anak timbangan dalam kondisi yang baik. Jauhkan dari debu dan kelembaban tinggi.

6. Simpan di tempat yang sejuk

Hindari meletakkan/menyimpan benda di atas timbangan (bukan untuk ditimbang). Letakkan timbangan di tempat yang sejuk serta jauh dari sinar matahari langsung untuk menghindari kerusakan yang cepat pada timbangan.

7. Selalu letakkan timbangan di tempat yang datar.

Hindari meletakkan timbangan di atas meja lunak atau lantai yang rusak, terlebih lagi pada saat menimbang. Pastikan posisi horizontal disetel dengan benar dan timbangan diletakkan di permukaan datar dan keras. Hal ini untuk menjaga kestabilan dan akurasi pada saat menimbang beban. 

8. Perhatikan jadwal untuk tera ulang secara berkala.

Mengacu pada PERATURAN MENTERI PERDAGANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 68 TAHUN 2018 TENTANG TERA DAN TERA ULANG ALAT-ALAT UKUR, TAKAR, TIMBANG, DAN PERLENGKAPANNYA, setiap UTTP termasuk timbangan produksi dalam negri dan impor wajib untuk ditera ulang setiap tahun. Tera ulang pada UTTP bertujuan untuk menjamin kebenaran dalam pengukuran sehingga tidak ada pihak yang dirugikan pada saat melaksanakan perdagangan menggunakan UTTP.

No Comments

Post A Comment